Sabtu pagi (21/02), Pramuka UGM kedatangan tamu dari
Pramuka Penegak Pangkalan SMAN Mojoagung dan MAN Mojoagung, Jombang, Jawa
Timur.
Kunjungan ini sebagai salah satu agenda dari kedua
pangkalan untuk sharing pengetahuan dan pengalaman tentang Pramuka Garuda.
Sebelum dilakukan sharing, tamu tersebut harus melakukan beberapa prosesi adat.
Yuk, cek prosesi Adat Penerimaan Tamu yang dilakukan oleh Pramuka UGM :)
| Pramuka Putri dari kedua pangkalan bersiap mengikuti Adat Penerimaan Tamu |
Eits, sebelum masuk ‘rumah’, baris dulu ya Kak. Yang
tertib. Oh iya, Adat Penerimaan Tamu ini meskipun dilakukan bersama-sama tapi
pelaksanaannya berbeda. SaPi. Satuan Terpisah.
Salah satu bagian Adat Penerimaan Tamu: cuci kaki dulu
dengan campuran air kembang mawar. Prosesi ini dilakukan oleh Pemangku Adat
Racana Gadjah Mada dan Racana Tribhuwanatunggadewi.
Setelah membersihkan kaki, giliran bagian wajah yang
dibasuh dengan air kendi. Dilanjutkan dengan pemberian roncengan bunga melati. Prosesi ini dilakukan langsung oleh Ketua Racana
Gadjah Mada dan Racana Tribhuwanatunggadewi, loh :)
Selamat datang di Ruang Sidang 2.
Yuk, sambutan dari Ketua Racana Gadjah Mada dan Racana
Tribhuwanatunggadewi dulu. Saling kenalan dulu :)
Tak kenal, maka tak sayang, bukan?
Disisi lain, makanan adat sudah siap untuk dihidangkan.
Menu kali ini air gulas atau air gula asam
dan makanan jajan pasar: gethuk, cenil, klepon. Yummy :)
*jadi laper
Sekarang, masuk ke sesi penyampaian materi Pramuka Garuda
oleh Kak Kristiyani Dwi Marsiwi, DG. Pemangku Adat Racana Tribhuwanatunggadewi.
Hayo yang mau nyatet ya silahkan, yang belum jelas silahkan tanya :)
Pandega Garuda itu Setia, Siap, Sedia :)
Setelah materi ada kuis loh.
Ini dia pemenang kuis dari Kak Titin.
Sebelum pulang, pemberian keang-kenangan dari Pramuka UGM
ke perwakilan sekolah. Ini genta, sebagai tanda bahwa penghuni rumah menerima
kedatangan tamu.
SMAN Mojoagung dan MAN Mojoagung juga punya kenang-kenangan
untuk Pramuka UGM loh :)
Yuk, buat lingkaran bhakti dulu. Lingkaran bhakti ini
bukan perpisahan, ya Kakak. Lingkaran ini adalah awal dari silahturahim kita :)
Kesan dan pesan dari Pramuka UGM untuk Pramuka Penegak
SMAN Mojoagung. Semangat!!!!
Pramuka
Garuda merupakan
sebutan bagi pramuka yang telah menyelesaikan tingkat kecakapan tertinggi pada
jenjang pendidikan (golongan) masing-masing. Pramuka Garuda adalah seorang
pramuka yang dapat menjadi teladan serta telah memenuhi Syarat Pramuka Garuda
dan memiliki Tanda Pramuka Garuda.
Tanda
Pramuka Garuda merupakan tanda kecakapan tertinggi yang diberikan kepada
seorang peserta didik pramuka yang memenuhi syarat Pramuka Garuda. Dasar
hukum dan panduan penyelenggaraan pramuka garuda diatur berdasarkan SK Kwartir
Nasional Nomor 101 tahun 1984 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Pramuka
Garuda.
Tanda
Pramuka Garuda berbentuk segi lima beraturan dengan masing-masing sisi selebar
2,5 cm dan berbingkai kuning emas. Di tengah segi lima terdapat gambar burung
garuda kedua sayapnya yang terbuka, lambang Gerakan Pramuka di dada burung
garuda, dan sehelai pita bertuliskan "Setia - Siap - Sedia" yang
dicengkeram oleh kedua cakar burung garuda.
Warna
dasar pada segi lima dibedakan sesuai dengan masing-masing jenjang pendidikan
(golongan peserta didik) yaitu hijau untuk pramuka siaga, merah (pramuka
penggalang), kuning (pramuka penegak), dan coklat tua (pramuka pandega). Pengujian Syarat Pramuka Garuda
dilakukan oleh sebuah tim penguji yang dibentuk oleh Kwartir berdasarkan
pengajuan pembina gudep pramuka yang bersangkutan. Tim penguji ini terdiri atas
pelatih pembina, pembina gugusdepan, andalan kwartir, orang tua, dan tokoh
masyarakat. Tim penguji melakukan penilaian terhadap calon pramuka garuda
secara perorangan yang dilakukan dengan cara wawancara langsung, pengamatan
langsung, serta membaca dan mendengarkan dari pihak ketiga.

0 comments:
Post a Comment